Kamis, 08 November 2012

pecinta alam dan ke-pecinta alam-an


banyak orang memiliki anggapan bahwa pecinta alam adalah pendaki gunung, pemanjat tebing, penyelam, menelusur gua, dll. namun sebenarnya anggapan seperti itu salah kaprah. memang kegiatan pecinta alam tidak jauh dari kegiatan-kegiatan petualangan semacam itu, akan tetapi kegiatan tersebut sebenarnya hanyalah aktifitas pendukung saja untuk dapat menapai tujuan yang sesungguhnya. nah sekarang muncul pertanyaan baru, apakah sebenarnya pecinta alam itu???

sebelum kita coba bedah makna “pecinta alam” secara tersirat, mari kita coba pecah terlebih dahulu makna secara tersurat dari kata “pecinta alam”. kata “pecinta alam” terdiri dari dua kata yaitu “pecinta” dan “alam”. kata yang pertama (pecinta) merupakan sebuah subyek yang berasal dari kata “cinta”. kata “cinta” sendiri memiliki arti yang sangat luas. pendefinisiannya bisa tergantung dari siapa yang mendefinisikan. kata “cinta” menurut pengertian seorang ABG dapat jauh berbeda dari pengertian seorang yang telah dewasa. namun di sini saya tidak akan membahas terlalu jauh mengenai arti dari kata “cinta” tersebut. secara umum kata “cinta” dapat mengandung arti “menyayangi”, “menjaga”, “ingin memiliki”. sedangkan kata “alam” merupakan obyek dari kata “cinta” tadi. nah, ketika kita memiliki rasa yang bermakna “cinta” tersebut, maka dalam diri kita akan timbul rasa sayang, bangga, ingin selalu berada dekat, ingin selalu menjaga, dan tidak rela jika sesuatu yang kita cintai tersebut hilang, atau rusak, atau bahkan diambil oleh orang lain, dalam hal ini adalah alam. alam sebagai obyek yang kita cintai merupakan segala sesuatu yang berada di sekitar kita beserta seluruh elemen-elemennya.
jadi secara keseluruhan kata “pecinta alam” dapat memiliki makna, orang-orang (subyek/pecinta) yang mencintai alam dan berusaha untuk selalu menjaga kelestarian dan keaslian alam.
sedangkan ke-pecinta alam-an merupakan sebuah pegangan hidup dimana kita sebagai seorang pecinta alam harus selalu berjalan pada pegangan hidup tersebut sesuai dengan kode etik dan prinsip-prinsip pecinta alam.
setelah kita jabarkan makna dari “pecinta alam”, beru kita semua dapat mengetahui bahwa pada dasarnya jika hanya sekedar kegiatan petualangan (pendakian, hiking, panjat tebing, dll) kita tidak perlu menyandang nama “peinta alam”. karena sesungguhnya makna “peinta alam” jauh lebih dalam daripada pengertian tersebut. namun tidak dapat di pungkiri, bahwa sebagian besar kegiatan-kegiatan seorang pecinta alam bergerak di bidang petualangan. hal ini disebabkan karena memang alam yang kita cintai ini tidak mengenak batasan ruang dan waktu, maka kemampuan, pengetahuan dan aktifitas berpetualang juga wajib dikuasai dan dilakukan oleh seorang pecinta alam dimana dengan tujuan sebagai penunjang visi dan misi untuk menjaga dan melestarikan alam ini.
sekian artikel pendek dari saya, semoga bermanfaat..terima kasih…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar